Matematika Dasar & Relative Valuation (P/E Ratio)

Di dalam analisa fundamental saham, dikenal istilah valuasi. Ada dua jenis valuasi saham (biasa) yang dikenal, yaitu: (1) intrinsic value, dan (2) relative value. Penjelasan singkatnya dapat anda baca disini. Istilah PER atau P/E ratio atau Price to Earning Ratio sangat sering didengar di dunia dagang (trading) atau investasi saham. Nilai PER diperoleh dengan membagi antara harga pasar saham dengan EPS-nya. Jika dibandingkan dengan industri sejenis, maka akan diperoleh informasi apakah harga suatu saham berada pada level overvalued, fairly valued, atau undervalued.

Namun, informasi PER yang ada, baik yg lalu (historis) maupun yang akan datang (estimasi) yang digabungkan dengan matematika dasar, dapat digunakan untuk mencari estimasi price target dari suatu saham. Caranya adalah sebagai berikut: (1) carilah rata-rata PER (historis) untuk kurun waktu tertentu, misalnya 4 tahun atau lebih, (2) Carilah estimasi EPS untuk tahun ini (annualized), (3) Dapatkan nilai estimasi PER untuk tahun ini, dan (4) bandingkan antara rata-rata PER dengan estimasi PER tahun ini dan kalikan dengan harga untuk memproleh berapa price target dari suatu saham. Perhitungan sederhana ini mempunyai banyak keterbatasan, antara lain: (a) bahwa industri tersebut harus berada pada trend yang sama dengan yang sebelumnya (sedang tidak mengalami perubahan trend: booming, flat, or declining), (b) tidak ada perubahan EPS (increase or decrease) dalam jumlah yang signifikan, dan (c) appetite investors/traders terhadap saham/industri tersebut kurang lebih sama, serta faktor-faktor lainnya.

Walaupun keterbatasan metode sederhana ini cukup banyak, tetapi metode sederhana ini dapat membantu para pemula di dunia bisnis/investasi saham untuk membeli di harga wajar (target price – % yang diinginkan) dan menjualnya di harga yang reasonable. “% yang diinginkan” yang biasa saya gunakan adalah minimal 15%, lebih besar lebih aman (biasanya juga lebih menguntungkan). Di bawah ini disajikan contoh tabel perhitungannya.

1

Berdasarkan data yang disajikan, metode ini menyatakan bahwa saham PTBA mempunyai potensi upside yang besar thus layak untuk dibeli. Kapan mau dibeli dan kapan mau dijual, hal itu merupakan keputusan & tanggung jawab anda.

=> Tulisan ini merupakan opini pribadi, bukan merupakan ajakan beli (buy), tahan (hold), atau jual (sell). #Disclaimer On.

 

By: @SimtarStocks (twitter)

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s